Tentang Kami / Sekilas

The Batavia Golf Club

 

Merupakan perkumpulan olah raga Golf yang pertama di Indonesia, yang pada masa itu bangsa ini sedang mengalami masa penjajahan oleh Bangsa Belanda. Mr.WR Taylor ketua Batavia Golf Club pada tanggal 5 September 1932 mendaftarkan perkumpulan tersebut pada Pemerintah Hindia Belanda untuk pengesahan Anggaran Dasarnya agar mendapatkan pengakuan secara hukumnya.

Akhirnya mendapatkan persetujuannya pada tanggal 16 September 1932 dengan mengeluarkan keputusan di Bogor sebagai Badan Hukum yang berbentuk Perkumpulan serta dicantumkan didalam Extra- Bjvoegsel der Javasche Courant 27/9-1932 No.77 atau sekarang bernama Tambahan Berita Negara.

Keputusan tersebut ditanda tangani atas nama Pemerintah Hindia Belanda oleh Algemene Secretaris oleh : P.J. Gerke. Hal ini juga tercatat pada Buku Club Dictionary “ The Golfing Annual 1899-1900” ditulis oleh David Scott Duncan yang diterbitkan Horace Cox, London 1900.

Lokasi awal lapangan The Batavia Golf Club adalah didaerah Monumen Nasional, tepatnya dimuka Gedung Mahkamah Agung sekarang, Jl.Merdeka Utara. terdapat bangunan yang terakhir disebut Press Club yaitu sarana Olah raga British Club yang terdiri diantaranya : tenis Rumput Hokey,Sepak Bola dan Golf denag 9 hole.Dengan perkembangan Batavia ke Selatan lokasi pindah kedaearah Jl.Borobudur/ Jl.Mendut lalu pindah lagike daerah Stasiun Kereta Api Manggarai dan akhirnya pindah lagi kedaerah Ramangun hingga saat ini.

Pada era penyerahan kedaulatan tahun 1950 dan Batavia resmi namanya berubah menjadi Djakarta, maka secara otomatis The Batavia Golf Club berubah menjadi DJAKARTA GOLF CLUB INDONESIA. Dan pada periode tahun 1970 ketika ketuanya dipimpin oleh Bapak Rusmin Nurjadin telah dilakukan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Djakarta Golf Club dengan tujuan menyempurnakan dan menyesuaikan dengan kondisi social budaya bangsa Indonesia yang telah merdeka.

Jakarta Golf Club merupakan club yang tertua dan perkumpulan yang terhormat oleh karena itu pada zaman pemerintahan orde baru, Presiden Suharto sering mengundang tamu-tamu Negara untuk bermain di lapangan golf tersebut diantaranya : Presiden Marcos, PM.Lee Kwan Yoe dan tamu-tamu dari Negara yang lainnya.

Tokoh dan pemimpin Negara kita lainnya yang juga bermain di Jakarta Golf antara lain : Mantan Wakil Presiden Mohammad Hatta, Chairul Saleh, Jenderal A. Yani, Jenderal Gatot Subroto, Mantan Wakil Presiden Adam Malik, Jenderal A.H. Nasution, Hasyim Ning, Ibnu Sutowo dan Mantan Wakil Presiden Muhammad Yusuf Kalla. Banyak duta besar Negara-negara sahabat otomatis dapat mengajukan sebagaiAnggota Kehormatan dari Jakarta Golf Club dan anggota perkumpulan ini seluruhnya berjumlah sekitar 2.750 orang yang aktif bermain dan setiap bulannya ada 4.000 sampai 5.000 pemain golf yang bermain di “Lapangan Rawamangun” JAKARTA GOLF CLUB.